h1

Joinwan Chen is still waiting for you to join Twitter…

February 19, 2014
ibis?uid=0&iid=e2db1e9e49c244b0b5298232b1a45b01&nid=156+20+20140217&t=1
Top corners image
hPEAxqSl_reasonably_small.jpeg
Joinwan Chen is still waiting for you to join Twitter… loadimage
Accept invitation
envelope-with-logo.png
You can stop getting these emails with people you may know (PYMK) suggestions at anytime. Learn more about PYMK suggestions or find other answers at Twitter’s Help Center.

Twitter, Inc. 1355 Market St., Suite 900 San Francisco, CA 94103

h1

Joinwan Chen sent you an invitation

February 14, 2014
ibis?uid=0&iid=5b59dd543b784a32a7b666c7985beec8&nid=9+20&t=1
Top corners image
starcraft_20me_reasonably_small.jpg
Joinwan Chen has invited you to join Twitter! loadimage
Accept invitation
envelope-with-logo.png
You can stop getting these emails with people you may know (PYMK) suggestions at anytime. Learn more about PYMK suggestions or find other answers at Twitter’s Help Center.

Twitter, Inc. 1355 Market St., Suite 900 San Francisco, CA 94103

h1

June 7, 2013

Norton 360 Multi Device

h1

Cerita Kodok Tuli

March 25, 2012

Cerita Kodok Tuli

Sekelompok kodok sedang berjalan-jalan melintasi hutan. Malangnya, dua di antara kodok tersebut jatuh kedalam sebuah lubang. Kodok-kodok yang lain mengelilingi lubang tersebut. Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut, mereka berkata pada kedua kodok tersebut bahwa mereka lebih baik mati.

Kedua kodok tersebut tidak mempedulikan komentar-komentar itu dan mencoba melompat keluar dari lubang itu dengan segala kemampuan yang ada. Kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati.

Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedang kodok yang satunya tetap melanjutkan untuk melompat sedapat mungkin. Sekali lagi kerumunan kodok tersebut berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia bahkan berusaha lebih kencang dan akhirnya berhasil.

Dengan sebuah lompatan yang kencang, dia berhasil sampai di atas. Kodok lainnya takjub dengan semangat kodok yang satu ini, dan bertanya : “Apa kau tidak mendengar teriakan kami ?” Lalu kodok itu (dengan membaca gerakan bibir kodok yang lain) menjelaskan bahwa ia tuli.

Akhirnya mereka sadar bahwa saat di bawah tadi mereka dianggap telah memberikan semangat kepada kodok tersebut.
Kata-kata positif yang diberikan pada seseorang yang sedang “jatuh” dapat membuat orang tersebut bangkit dan membantu mereka dalam menjalani hari-hari. Sebaliknya, kata-kata buruk yang diberikan pada seseorang yang sedang “jatuh” dapat membunuh mereka. Hati hatilah dengan apa yang anda ucapkan.

Suarakan ‘kata-kata kehidupan’ kepada mereka yang sedang menjauh dari jalur hidupnya. Kadang-kadang memang sulit dimengerti bahwa ‘kata-kata kehidupan’ itu dapat membuat kita berpikir dan melangkah jauh dari yang kita perkirakan.

Semua orang dapat mengeluarkan ‘kata-kata kehidupan’ untuk membuat rekan dan teman atau bahkan kepada yang tidak kenal sekalipun untuk membuatnya bangkit dari keputus-asaanya, kejatuhannya, kemalangannya.

Sungguh indah apabila kita dapat meluangkan waktu kita untuk memberikan spirit bagi mereka yang sedang putus asa dan jatuh.

sumber : andrywongso.com

h1

PENSIL

November 3, 2011

Dikisahkan, sebuah pensil akan segera dibungkus dan dijual ke pasar. Oleh pembuatnya, pensil itu dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya. Maka, beberapa wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah yang dikatakan oleh si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya.

“Wahai pensil, tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu orang sehingga memudahkan mereka menulis. Kamu boleh melakukan fungsi apa pun, tapi tugas utamamu adalah sebagai alat penulis. Kalau kamu gagal berfungsi sebagai alat tulis. Macet, rusak, maka tugas utamamu gagal.”

“Kedua, agar dirimu bisa berfungsi dengan sempurna, kamu akan mengalami proses penajaman. Memang meyakitkan, tapi itulah yang akan membuat dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal ”.

“Ketiga, yang penting bukanlah yang ada di luar dirimu. Yang penting, yang utama dan yang paling berguna adalah yang ada di dalam dirimu. Itulah yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi manusia ”.

“Keempat, kamu tidak bisa berfungsi sendirian. Agar bisa berguna dan bermanfaat, maka kamu harus membiarkan dirimu bekerja sama dengan manusia yang menggunakanmu ” .

“Kelima. Di saat-saat terakhir, apa yang telah engkau hasilkan itulah yang menunjukkan seberapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya. Bukanlah pensil utuh yang dianggap berhasil, melainkan pensil-pensil yang telah membantu menghasilkan karya terbaik, yang berfungsi hingga potongan terpendek. Itulah yang sebenarnya paling mencapai tujuanmu dibuat ”.

Sejak itulah, pensil-pensil itu pun masuk ke dalam kotaknya, dibungkus, dikemas, dan dijual ke pasar bagi para manusia yang membutuhkannya.

(author unknown)

~~~

pensil-pensil ini pun mengingatkan kita mengenai tujuan dan misi kita berada di dunia ini. Saya pun percaya bahwa bukanlah tanpa sebab kita berada dan diciptakan ataupun dilahirkan di dunia ini. Yang jelas, ada sebuah purpose dalam diri kita yang perlu untuk digenapi dan diselesaikan.

Sama seperti pensil itu, begitu pulalah diri kita yang berada di dunia ini. Apa pun profesinya, saya yakin kesadaran kita mengenai tujuan dan panggilan hidup kita, akan membuat hidup kita menjadi semakin bermakna.

h1

Google+ Hampir Raih 50 Juta User

September 25, 2011

Setelah dibuka untuk umum, situs jejaring Google+ (Google Plus) mengalami penambahan user. Penambahan ini mengakibatkan jumlah penggunanya mendekati 50 juta, dan Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang user terbesar.

Google+ dibuka pada 20 September lalu dengan menghadirkan banyak fitur baru seperti “Hangouts on Air” dan pengintegrasian dengan Google Docs.

Menurut Internet entrepreneur, Paul Allen, yang telah mengkalkulasi pertumbuhan Google+ melalui penghitungan nama keluarga, Google+ mencapai pertumbuhan 30% hanya 2 hari setelah ia dibuka.

Allen menyakini bahwa kini Google+ telah berhasil ‘dihuni’ setidaknya 43,4 juta user. Pertumbuhan 30% ini tentu saja sangat berarti bagi Google+, situs yang dianggap tidak akan pernah sukses. Sebagai perbandingan, Facebook membutuhkan 3,5 tahun untuk meraih 50 juta user.

Dikutip detikINET dari eWeek, Minggu (25/9/2011), sumbangsih terbesar pengguna Google+ diketahui di antaranya berasal dari Indonesia, China, Vietnam, Jepang, dan Thailand.

Allen juga turut melihat persaingan Facebook-Google+ yang kian ramai dengan penambahan fitur kedua situs tersebut dan perubahan desain yang baru saja dilakukan Facebook.

Dikatakannya, Facebook membuat banyak usernya merasa tidak nyaman dengan perubahan yang dilakukannya. Sebaliknya, Google+ akan berpotensi ‘dihuni’ lebih banyak orang lagi karena ia konsisten dengan desain yang minimalis.

Sumber: disini

h1

Google+ Akhirnya Dibuka Bebas

September 21, 2011

Google+ Akhirnya Dibuka Bebas

Setelah sekitar 90 hari cuma bisa digunakan untuk kalangan terbatas, situs jejaring sosial Google+ akhirnya dibuka bebas. Pesaing Facebook itu pun mempersilakan para pengguna internet yang ingin mendaftar.

Sejak kemunculannya pada 28 Juni lalu, Google+ hingga kemarin memang hanya bisa digunakan bagi segelintir orang melalui sebuah undangan (invitation). Meskipun diakui Google, undangan tersebut belakangan menjadi lebih mudah.

Namun tetap saja lantaran masih dalam taraf uji coba, kala itu Google+ belum sepenuhnya membuka diri bagi para pengguna internet yang penasaran.

“Tugas kami belum selesai, namun dengan inovasi yang telah dilakukan sejauh ini, kami siap untuk melangkah maju dari versi trial menjadi beta, serta memperkenalkan fitur ke 100 kami, buka dan daftarlah,” tukas Google Senior Vice President of Engineering Vic Gundotra, dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (21/9/2011). 

“Kini setiap orang bisa mengunjungi Google.com/+ untuk bergabung dengan proyek ini dan terhubung dengan orang-orang yang memiliki kepedulian yang sama,” lanjutnya.

Ya, asa untuk menantang hegemoni Facebook kian mantap dilancarkan Google+. Dan mereka pun sejatinya punya modal untuk itu. Terlebih dengan embel-embel nama besar sang raksasa internet Google dan tawaran pengalaman baru berjejaring sosial.

Hanya saja tugas berat masih menanti Google+ dalam rangka misi mengejar Facebook. Terutama untuk urusan jumlah pengguna, dimana saat ini situs besutan Mark Zuckerberg itu sudah memiliki kekuatan lebih dari 750 juta pengguna.

Sumber: http://m.detik.com/read/2011/09/21/073557/1726914/398/google–akhirnya-dibuka-bebas